Warning: Use of undefined constant REQUEST_URI - assumed 'REQUEST_URI' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4429470/public_html/youth.my.id/wp-content/themes/zeen-shared-by-vestathemes-com-child/functions.php on line 73
Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 23 Part 5 | Youth

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 23 Part 5


Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 23 Part 5 – Episode sebelumnya ada di sini, selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaaaa…. terima kasih sudah membacaaaa… terima kasih sudah nunggu updatenannya.

“Baiklah.” Ucap Young Gu. “Bo Won… aku ingin menghibur pacarku, apa yang harus aku lakukan?”

“Da Da murung sekali sekarang.”

“Murung?”

“Menurut penelitian Dokter Richard dari Universitas Oxford tahun 1992. Saat seseorang murung. Beraktivitas di bawah sinar matahari mungkin bisa membantu.”

“Sinar matahari?”

“Berjalan, berlari, dan bergerak di bawah sinar matahari adalah pemulih semangat yang baik.”

“OHHH begitu rupanya. Berlari di bawah sinar matahari….”

****

“Aku yakin Ken baik-baik saja. Dengan begitu, akan lebih menyenangkan saat kuhancurkan. Ran…. sudah dapat kabar daro kantor pusat soal mainan baruku?”

“Tidak. Belum, Nona.”

“Kantor korea, dan kantor pusat. Mereka semua lamban sekali.” Diana melihat bonekanya yang satu lagi. “Siapa yang mendandaniya?”

Salah seorang pesuruh pun mengangkat tangan.

“Pakaiannya tertukar.”

“Maafkan aku. Semuanya terlihat sama persis.”

“Bola matamu pasti cuma aksesori. Apa yang membeuatmu berpikir kalau semua ini persis…”

Diana pun mendekati pegawainya. “Bekat kamu, aku dapat ide yang sangat bagus. Hari ini, aku akan membebaskanmu dari pekerjaan….. “Ran siapkan mobil. Aku terpikir sebuah permainan menyenangkan.”

“Ya. Nona.”

***

Wang Joon menemui Young Gu di rumah Da Da. “Kenapa kamu masih di sini?” Tanya Ma Wang Joon. “Segera tinggalkan tempat ini.”

“Pacarku lelah dan sedang tidur sekarang. Jika kamu mau mengatakan seseuatu, katakan kepadaku.”

“Apa tujuanmu? Dan siapa orang bodoh yang sering bersamamu??” yaakakkk padalah iq 150. “Kenapa kalian berdua selalu ada di sekitar Da Da?”

Da Da pun keluar. “Apa yang kamu lakukan di sini?”

“Eom Da Da, ayo bicara. Tanpa dia.”

Da Da akhirnya dibawa masuk ke dalam mobil.

***

“Apa yang mau kamu katakan?”

“bubuk kacang. Itu ada di dalam lem.”

“Bagaimana kamu mengetahuinya?”

“Aku memeriksa dengan sutradara efek khusus lain yang bekerja denganku.”

“Tidak ada substansi seperti itu dalam lem kami.”

“Ada yang sengaja menambahkannya. Aku memeriksa cctv. Ada pria menggunkan topeng dan topi meninggalkan ruangan.”

Da Da mengingat dan ia pun melihat orang keluar dari ruangannya. “Ya. Aku melihat seseorang seperti itu.”

“Apa kamu melihat wajahnya?”

“Dia memakai topi. Aku hanya melihat dari belakang dan tidak melihat wajahnya.”

“Apa kamu tahu kira-kira siapa itu? Pak Geum mengancamku dengan kotak bunga. Pelakunya mungkin tidak jauh.”

“Aku tidak tahu.”

“Baik. Aku akan terus menyelidiki. Tunggulah sebentar. Jangan memercayai siapapun. Hati-hati.”

****

Diana di dalam mobil melihat ke arah rumah Da Da.

“Ma Wang Joon. Apa yang dia lakukan di sana? Ran… menurutmu apa hubungan mereka?”

“Aku yakin mereka berdua bekerja dalam industri hiburan.”

“Tidak mungkin mereka hanya kolega. Suruh seseorang mencari tahu tentang mereka.”

“Ya. Agasshi…”

***

“Mereka selesai memeriksa program dan memori. Kantor pusat akan mengirimkannya segera setelah tubuhnya lengkap.” Ucap Tuan ko. “Orang yang memiliki Zero Ten, adalah pembeli rahasia yang identitasnya tidak diketahui.”

In Hyuk berkata. “Daripada melakukan ini. Kita seharusnya memikirkan cara untuk mengembalikan Zero Nine.”

“Saat ini, kita tidak punya kekuatan untuk memindahkan Zero Nine.”

“Manager Ko… kita harus menemukan cara untuk….”

Diana dan Ran tbtb masuk…

“Halo…” Ucap Diana.

“Ada perlu apa kemari?” Tanya Tuan Ko.

Diana melihat ke layar… “Ini pasti robot baru.”

“Aku yakin kontrakmu dengan Kronos Heaven sudah dibatalkan.”

“Tidak. Kami akan berusaha semampu kami untuk memulihkan Zero Nine dan mengembalikan padamu secepatnya.” Njirrr In Hyuk masih begini aja.

“Jadi, kapan aku mendapatkan ini? Kamu tidak tahu? Aku yang memesan ini.”

“Jika kita menelepon kantor pusat sekarang dalam sepekan…” Ucap In Hyuk ngawur.

“Jangan repot-repot. Aku bisa menghubungi kantor pusat sendiri. Kalian bisa menjauh dari itu. Jika aku tidak harus menemuimu sehubungan dengan Zero Ten. Aku akan melupakan semua tentang Zero Nine. Aaahhh yaaaa… aku punya pertanyaan.”

“Apa itu?”

“Wajah Zero Ten. Apa tidak masalah jika aku memintamu memberikannya wajah yang sudah ada?”

Bersambung yeeeessss… klik di sini kelanjutannya.