Warning: Use of undefined constant REQUEST_URI - assumed 'REQUEST_URI' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4429470/public_html/youth.my.id/wp-content/themes/zeen-shared-by-vestathemes-com-child/functions.php on line 73
Sinopsis The World of the Married Episode 12 Part 9 | Youth

Sinopsis The World of the Married Episode 12 Part 9


Sinopsis The World of the Married Episode 12 Part 9 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. hari ini update tanggal 3 mei 2020.

“Tapi kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan.”

“Aku kelaparan. Kita mau makan apa?” wkwkkw.

*****

Ahjumma memberikan Joon Young makan. Tidak ada Tae Oh ataupun Emaknya Jenny.

Sementara itu Sun Woo terus mengirimi Joon Young sms.

Sun Woo sms Joon Young makan apa?

****

Sun Woo malah mengemasi barang Joon Young dan dimasukkan ke koper.

****

Tae Oh pulang. Ia masuk ruang penyimpanan baju dan tidak sengaja melihat setumpuk brosur belajar di LN.

Kemudian Da Kyung datang.

“Ini apa? in apa?” Tae Oh berteriak sampai Joon Young yang lagi belajar dengar. “Apa kamu berniat mengirim Joon Young ke LN? Karena itulah kamu bilang kita harus membawanya kemari?”

“Kenapa tidak? Itu tidak terlalu buruk untuk masa depan Joon Young.”

“Aku membawanya kemari karena ingin menjaganya di sisiku. Dia datang untuk tinggal bersama dengan ayahnya, kenapa kamu mencoba mengusirnya?” Tae Oh melemparkan semua brosurnya. “Kamu tidak berpikir ini mungkin melukai perasaan Joon Young? Kamu sendiri punya anak. kenapa kamu egois sekali?”

“Aku egois?”

“Dia bukan anakmu, benar?”

“Jenny Appa!!!”

“Kamu pikir Sun Woo akan membiarkannya pergi semudah itu? Apa kamu lupa perbuatannya untuk mendapatkan hak asuh?”

“Apa? kamu pikir itu demi hak asuh? Jangan membuatku tertawa. Ini untuk mengalahkanmu. Untuk mengusirmu dari kota ini!!!”

Joon Young nonton guys.

“Berapa lama kamu akan membuat anak itu melihat orang dewasa bertengkar? Kamu juga tidak tahu dia tidak nyaman di sini. Itu lingkungan yang jauh lebih baik baginya. Dan itu bahkan tidak merugikannya. Kenapa itu egois?”

“Lalu? Maksudmu ini semua demi Joon Young?”

“Lebih baik belajar di lingkungan yang baik daripada terluka. Bolak-balik antara dua orang tua yang bercerai. Kamu harus berpikir rasional. Apa hal yang terbaik baginya?” Da Kyung memungut brosurnya. Kemudian membawanya keluar.

****

Tae Oh minum di bar dengan Je Hyuk.

“apa kamu tidak punya teman untuk diajak pergi?” tanya Je Hyuk.

“Cobalah berkaca. Kamu sendiri juga tidak punya tujuan.”

“Bajingan lu.”

“Kudengar kamu sudah bercerai. Apa kamu masih ke sana?”

“Ini masih masa penyesuaian.”

“Ini sudah berakhir. Kamu tidak bisa menyatukannya kembali.”

“Karena kini dia pergi. Aku tidak bisa hidup tanpanya. Apa pilihan yang kupunya? Aku harus mencoba sesuatu.”

“Itu seperti kebiasaan. Kamu sudah terbiasa. Itu sebabnya ini nyaman.”

“Kamu juga sudah terbiasa. Tapi, karena kini hilang, aku menyadari dulu kupikir harus ada gairah untuk merasakan cinta. Aku bodoh sekali.” Ucap Je Hyuk. “Ini seperti oksigen, air, sesuatu yang harus ada agar kamu bertahan hidup. Aku menyadari itu cinta. Aku kebilangan dia karena salah. Tapi akan kudapatkan dia kembali. Aku tidak ingin menyesalinya sepertimu.”

“Apa aku tampak menyesalinya?”

“Kamu tidak terlihat bahagia. Itu pasti.”

Kemudian Sun Woo sms meminta Tae Oh datang untuk membawa barang Joon Young.

“Kurasa Sun Woo berniat meninggalkan tempat ini.” Ucap Je Hyuk.

***

Sun Woo sedang minum anggur di rumahnya. Kemudian Tae Oh datang.

SunWoo memberikan koper yang ia siapkan.

“Aku yakin dia tidak mengemas semua yang dia butuh karena terburu-buru. Suruh dua memberitahuku jika butuh hal lain.”

“Kamu sungguh akan pergi?”

“Aku akan mempertimbangkannya.”

Lanjut ke bagian terakhir. Bagian 10. Klik di sini.